Bab 80. Bukan Lagi Wanita Lemah

1177 Words

"Aluna, apa kamu baik-baik saja?" Raka menatap wanita itu dengan penuh kekhawatiran, suaranya melembut di tengah suasana yang tiba-tiba menjadi berat. "Maaf, saya tidak bermaksud membuat kamu sedih." Rasa bersalah menggerayangi setiap kata yang terucap. Aluna menggeleng pelan, senyumnya tipis tapi tulus. "Kamu nggak salah. Tapi cukup, jangan bahas masalah itu lagi. Sekarang kita fokus bekerja saja." Tatapannya menjadi tajam, penuh tekad. "Pak Ares memang tidak sedang berada di sini, tapi kita tidak boleh menyerah. Perusahaan ini harus terus maju. Jangan sampai mengecewakan Pak Ares nantinya." Raka mengangguk cepat, menahan rasa sungkan yang mengganjal di d**a. "Iya, Bu Aluna." Dia merasa canggung karena sudah tahu status Aluna sebagai istri atasannya. Aluna tersenyum kecil, berusaha mer

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD