Diam-diam, tanpa sepengetahuan suaminya, setelah mengantar Revan sekolah Sekar mendatangi Alin yang masih di rumah sakit menjaga Bening. "Selamat pagi," sapa Sekar dengan mengulas senyum seperti biasanya. "Tante Sekar," seru Bening. Gadis kecil itu tampak senang melihat Sekar datang. Akan tetapi, tidak dengan ibunya. Alin tidak merespon dengan kata-kata atau bahkan senyum barang sedikitpun. "Tante bawa mainan baru untuk kamu." Sekar mengeluarkan sebuah kotak dari paperbag di tangannya. Kotak berisi boneka Berbie yang di sukai anak perempuan itu. "Wahhh ... terima kasih, Tante, cantik sekali ya ...," ucap Bening. "Iya cantik seperti kamu." Sekar menjawil ujung hidung Bening dengan gemas. "Kamu main sendiri dulu ya, Tante mau bicara sama mami kamu dulu sebentar," lanjutnya dan Bening m

