Zidan duduk dengan kaku di kursi, wajahnya tegang melihat dua orang penting dari keluarga Ryuzaki berkumpul di ruangan ini. Tiara berkacak pinggang melihat putranya terkulai tak sadarkan diri karena terlalu banyak minum, beberapa botol kosong tergeletak di bawah kakinya. "Sebenarnya kenapa dia begini?" hembusnya gusar. Sudah lama sekali sejak terakhir kali Raiden mabuk-mabukan seperti ini. Dia terkejut ketika Benjiro memberitahukan soal ini padanya beberapa saat lalu, dan tak menunggu lama lagi mereka segera meluncur ke kantor Raiden. "Apa kata omahnya nanti? Kamu bertingkah seperti anak remaja saja, Raiden!" omelnya lagi dengan bentakan gemas di akhir kalimat. Zidan sampai mengerjap kaget di kursinya. Benjiro melirik ke arah Zidan, pemuda kecil itu bergidik begitu mata mereka bertemu

