Raiden terlihat tidak tenang, dia mondar-mandir sejak tadi di beranda depan rumah. Matanya sudah merah akibat tidak tidur semalaman. Sekar dan Arumi pun tidur di sofa, juga Jimmy meringkuk di depan perapian. Ini sudah pagi sekitar pukul 7, salju turun dengan lebatnya semalam namun mereda ketika dini hari. Raiden mendapat kabar jika Revan sudah ditemukan di bandara Changi, Singapura, dan sekarang dalam perjalanan menuju ke rumah keluarga Sekar. "Mas," Sekar muncul dari dalam, dia membawa segelas kopi panas untuk Raiden. "Terimakasih," ucap Raiden sambil menerima gelas kopi dari tangan Sekar. Keduanya lalu terdiam. Jangan salah, meski pagi ini Sekar membuatkan kopi tapi wanita itu masih terlihat enggan untuk lebih dekat pada Raiden. Dia masih menjaga jarak dan menolak untuk bertemu pand

