"Sayang, kamu jadi ikut ke rumah sakit?" tanya Sekar sekali lagi karena semalam Raiden belum memberi jawaban pasti. Di walk-in closed-nya pria itu tengah sibuk memakai kemeja yang sudah istrinya siapkan. Sekar mendekat dan membantu suaminya mengancingkan kemejanya. Karena sudah di gantikan oleh sang istri. Tanya Raiden tentu menganggur sekarang, tapi tidak benar-benar menganggur karena tangannya kini berada di pinggang ramping Sekar, memeluk erat dan satunya merapihkan rambut yang menghalangi wajah cantiknya, kemudian menyematkannya di telinga. "Aku akan temani kamu hari ini kemanapun kamu pergi, Sayang, Bundanya Revan," jawab Raiden. "Gak ada jadwal ngajar atau rapat?" tanya Sekar lagi, memastikan kalau suaminya sepenuhnya miliknya hari ini, dia tidak mau nanti di tengah hari sang suam

