Raiden terengah mengejar Sekar yang melangkah lebar-lebar keluar dari Rumah Sakit. Dia tahu jika Sekar merasa kesal padanya. Maka setibanya di parkiran, dia langsung saja meraih tangan istrinya itu dan mendorongnya ke balik mobil terdekat. "Mas!" pekik Sekar kaget. Dia tak menyangka Raiden akan melakukan itu. Raiden mengurung Sekar diantara lengannya, membuat wanita itu bersandar rapat pada bodi mobil. "Kamu cantik kalau marah!" bisiknya sambil mendekatkan wajahnya. Sekar panik sendiri jadinya. "Jangan!" pekiknya tertahan, tangannya menahan perut Raiden yang hanya berjarak beberapa senti dari tubuhnya. Raiden terkekeh, "Siapa yang bisa melarang aku mencumbu istriku sendiri?" ujarnya sengaja menggoda. Sekar mendengus. "Iya, tapi nggak di area publik juga!" ketusnya. Raiden terbahak

