BSW Bab 181. Derryl Melisa 11

2104 Words

“Ayo … berangkat.” Dengan napas memburu, Derryl meraih tangan Melisa. “Kamu? Apa yang kamu lakukan disini?” Dengan mata melotot, Melisa bertanya. Wanita itu memutar kepala. Bingung sendiri. Bagaimana bisa pria ini berada di dalam ruang tunggu? Lalu … dimana Mara? Melisa mencoba menarik tangannya ketika menyadari jika kakinya sudah terayun mengikuti tarikan tangan Derryl, menuju tempat antri pemeriksaan tiket terakhir. “Kita sedang antri,” ujar Derryl menahan tangan Melisa. Pria itu masih mengatur napas. Kulit wajahnya juga masih memerah. Dia baru saja berlari sprint supaya tidak tertinggal pesawat. **** Satu jam sebelumnya. Derryl yang tidak bisa fokus bekerja, keluar kantor berniat untuk mencari Melisa tanpa arah tujuan yang jelas. Pokoknya dia akan terus mencari ke setiap sisi kot

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD