69. Calon Istri Bos

1178 Words

“Duduk dulu, Bel. Aku ingin bicara,” ujar Leon. Isabel menatap Leon sejenak, lalu menyunggingkan senyum tipis. “Kamu nggak takut tiba-tiba Sherly datang? Bukankah dia sudah melarangmu dekat denganku?” katanya mengingatkan. Leon terdiam sesaat, merasa kalimat itu sedikit menyindir. Namun saat menatap wajah Isabel, ia tahu-gadis itu memang selalu begitu. Terlalu jujur, terlalu apa adanya. Sifatnya… tidak jauh berbeda dengan Mimi. Pantas saja mereka cocok berteman. “Maaf,” ucap Leon akhirnya pelan. “Kalau selama ini aku selalu menuruti permintaan Sherly.” Isabel menggeleng ringan. “Tidak apa-apa. Aku mengerti,” katanya tulus. “Itu wajar. Kalau seseorang menyukai perempuan, dia pasti ingin menyenangkannya.” Isabel tersenyum kecil. “Aku tahu rasanya. Kak Irwan juga tidak jauh berbed

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD