Jemma ditarik pergi dari hadapan Rifky, mereka masuk dan menelepon keamanan saat Rifky masih berusaha keras untuk tetap bicara dengan Jemma. Bagus Althaf termasuk yang bisa menahan diri, tidak langsung meluap. Suasana tegang masih begitu terasa setelah Jemma bicara dengan keamanan apartemen, mengucapkan terima kasih sudah dibantu. Althaf dan Jemma tidak banyak bicara sesaat, lalu memutuskan segera pulang ke rumah Ibu. Althaf menyetir, sesekali tangannya meraih tangan Jemma karena sedang meyakinkan wanitanya jika semua baik-baik saja. Mereka bisa menghadapinya. Dia menoleh pada Jemma yang menghela napas dalam. “Menurutmu Rifky datang untuk apa?” Mendapati Jemma membuka suara dan mau membahasnya, Althaf menganggap jika Jemma sudah sedikit lebih tenang. “Bicara denganmu, pastinya. Sep

