Ekstra Part 5

2318 Words

“Sayangnya Ayah-Bunda, selamat pagi... yang di sini sudah bangun belum sih? Coba kasih tahu Ayah-Bunda...” bisik Althaf depan perut Jemma, menempelkan sisi wajah dan telapak tangannya. Kemudian dia tersenyum dapati kedutan-kedutan memukau, “pintarnya sudah ikut bangun dari subuh ya...” Jemma mengusap kepala suaminya, tersenyum dapati antusias Althaf setiap perubahan kehamilannya. Dari sejak tahu Jemma hamil, Althaf sudah membangun interaksi dengan buah hati dalam perut Jemma. Saat mendapati gerakan dari buah hatinya, Althaf sampai terharu. Saat itu Jemma yang baru pulang dalam mobil duduk sambil mengusap-usap perutnya kemudian terdiam. “Sayang...” Althaf sampai menoleh karena Jemma tidak ada meresponsnya, mendapati istrinya terdiam sambil menunduk. Tangannya berada di perutnya. “Ke

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD