Sera terus tersenyum saat tiba di rumah sakit, anak itu berjalan dengan meloncat-loncat kecil di sepanjang koridor rumah sakit, ayah dan ibunya menggenggam tangan mungilnya di sisi kanan dan kiri. Mereka sudah membuat janji temu dengan dokter obgyn yang juga menangani Runa dan Ayla sebelumnya. Mama Kinnas yang mengatur semuanya. “Anas tidak sabar deh, Ayah, mau lihat adik bayinya.” Anak itu mendongak menatap ayahnya dengan senyum yang lebar, membuat Juna tertawa, lalu langsung meraih putrinya dalam gendongan dan dia kecup pipinya. Suster langsung menyambut begitu mereka tiba di depan ruangan Dokter Anisa. “Sini, Anas dengan Oma, ya, sayang? Ayah dan Ibu mau bicara dengan Ibu Dokter dulu.” Mama Kinnas mengambil alih cucunya dari gendongan Juna. Anak itu langsung menurut tanpa bany

