Bisma menghapus remah kentang yang menempel di pipi Lara. Ia masih memiliki waktu beberapa jam untuk menghabiskan waktu bersama Lara sehingga Bisma memutuskan untuk menghabiskan waktu dengan makan bersama di sebuah hotel berbintang di sekitar Bandara. Kini mereka tengah asyik makan dan ngemil. Melihat Lara yang tampak asik makan dan tak memilih makanan membuat hati Bisma senang. “Gimana makanannya? Enak?” tanya Bisma sambil ikut menikmati food platters mereka. Lara hanya mengangguk, lalu menatap Bisma penasaran. “Kamu sering kesini ya?” “Penerbanganku banyak tengah malam atau dini hari, biar murah. Jadi aku sering menginap jika perlu.” “Oh,” jawab Lara pendek. “Dari Jepang nanti mau dibawain apa?” tanya Bisma sambil mengelus rambut Lara. “Gak usah bawa apa-apa! Tapi kalau b

