Kehamilan yang dijalani oleh Raina tak ada bedanya dengan tiga kehamilan sebelumnya. Meskipun yang membuatnya hamil kali ini adalah orang yang berbeda. Akan tetapi kondisi serta keluhan yang Raina alami masih lah sama dengan saat ia hamil Dia, Dani dan Dana. Di trimester pertama, kondisi mual muntah masih saja menyiksanya. Sampai - sampai Raina tak mengalami kenaikan berat badannya. Sempat panik karena setiap periksa rutin kehamilan, berat badan nya masih lah sama. Memasuki trimester kedua, keadaan mual muntah nya sedikit berkurang. Hanya saja Raina jadi makin banyak pantangan makanan. Seperti ia yang tidak bisa mengkonsumsi segala jenis makanan yang berbahan dasar kacang. Setiap mulutnya merasakan aroma kacang maka perutnya akan langsung bergejolak dan berakhir muntah. Jadi sebisa mun

