Adelia membuka matanya perlahan dan terkejut melihat dirinya berada di gudang yang kotor dan berdebu. "Mmphhh mmphhh mmmphhh, " dia tidak bisa berteriak meminta pertolongan karena mulutnya dilakban. Kedua tangan dan kakinya juga terikat. Dia tidak mengerti kenapa dia bisa berakhir di gudang ini. Seingatnya dia sedang duduk menonton siaran berita di televisi sambil meminum s**u hamilnya. Setelah itu dia tidak ingat apapun lagi. Tunggu dulu... apa jangan-jangan dia pingsan tak sadarkan diri gara-gara meminum s**u hamil buatannya Naima? astaga, seharusnya dia bisa lebih berhati-hati. Sekarang dia malah terjebak disini dan tidak bisa melarikan diri. Dia berharap om Farel mencarinya dan dapat menemukannya. Di sisi lain Naima sedang diinterogasi oleh ibunya, bu Siti di area dapur. "Naima,

