Terbongkar

1404 Words

Suara detak jantungnya menggema beriringan dengan suara deru nafas mereka masing-masing. Adelia ingin melepaskan diri dari pelukannya namun om Farel malah menahannya. "Sebentar saja... aku ingin memelukmu lebih lama, " pinta om Farel. Adelia tidak berkata apapun dan membiarkan dirinya tenggelam ke dalam pelukan om Farel. Rasanya benar-benar hangat, sudah lama dia tidak memeluknya seperti ini. Aroma tubuhnya juga begitu menenangkan sampai-sampai membuatnya hampir memejamkan matanya. Om Farel merenggangkan pelukan mereka dan menangkup wajahnya dengan menggunakan kedua tangannya yang besar. Kepala Adelia menengadah ke atas dan menatap kedua netra kebiruan seraya menelan ludahnya dengan susah payah. Perlahan-lahan wajah om Farel semakin mendekat ke arah wajahnya. Dia reflek memejamkan ma

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD