"Aku tidak mungkin hamil, aku meminum pilnya setiap hari, tanpa terlewat, tanpa sedikit pun melakukan kecerobohan." Malam yang datang dengan cepat, makan malam yang sibuk di antara para wanita mendatangkan kepahitan aneh dalam diri Jenna. Ia telah berusaha untuk kembali fokus, kembali menunjukkan disiplinnya pada diri sendiri dengan mengabaikan denyut di hati yang tidak dapat ia mengerti. Ia memuntahkan seluruh brendi berikut isi perutnya yang hanya berupa roti isi pada siang tadi, lalu setelahnya ia mencoba membuat sesuatu yang bisa menenangkan lambungnya. Beberapa hari ini, bahkan sebelum ia pergi ke pegunungan Yukon, ia sudah tidak berminat makan sesuatu. Mual yang sesekali datang di pagi hari, atau di jam-jam tertentu, mendatangkan rasa cemas yang berlebihan. Namun, Jenna tahu

