Menoleh, Jenna bertatapan langsung dengan Dalton selama beberapa detik yang singkat. Sejenak, degup jantungnya mendadak jadi kacau dan tidak beraturan. Ia tidak pernah merasakan hal seperti ini. Merasa aman dan tidak waspada, padahal di dekatnya jelas ada seekor monster yang akan melahapnya tanpa sisa. Apa yang saat ini ia rasakan sangat tidak biasa, Jenna menyalahkan sisa efek dari obat yang sepenuhnya bertanggungjawab atas semua hilangnya orientasi mendadak itu. "Ada yang aneh pada diriku," batin Jenna kesal. "Efek dari obat campuran o.p.i.u.m itu benar-benar membuatku tidak bisa berpikir benar. Bahkan sekarang jantungku pun mengalami hal yang sama," kata Jenna sekali lagi. Matanya masih terikat Dalton. Pria itu berdiri di sana. Cahaya lampu istal yang remang memberikan bay

