Hari ini teman-teman Akira datang menjenguk, tadinya Akira hendak menolak tapi takut di sangka sakit bohongan sebab ijin sakitnya lumayan Lama karena itu dia terpaksa memberi ijin. Chiko merengut kesal sambil mengungsi ke kamar khusus keluarga yang masih berada di ruangan Akira dan berdiam diri di sana saat mereka datang. Menempelkan telinganya di pintu—ingin tahu apa saja yang teman-teman Akira bicarakan. "Jangan telat makan makanya Ra, tiap hari kan aku selalu ajak kamu makan di kantin bareng. Kamu nggak pernah mau." Ini adalah suara Jeremy. Dari dalam kamar, Chiko menggertakkan giginya kesal. Ingin sekali dia keluar dari kamar dan memberitahu Jeremy untuk tidak memberi perhatian berlebih pada istrinya. "Akira belakangan ini banyak pikiran soalnya mau kuliah lagi yah Ra, sampai asam l

