Kau Nikmat Sekali, Sayang 🔞🔥

1431 Words

Malam itu, lampu kamar diredupkan, hanya cahaya lembut menerangi tubuh Mikayla yang sudah bersih dan harum, kulitnya berkilau oleh sisa air mandi. Arsenio duduk di tepian ranjang, menatap istrinya dengan mata penuh kekaguman dan hasrat yang nyaris tak terbendung. Mikayla tersenyum tipis, menunduk, lalu perlahan berlutut di depan Arsenio, tangannya mengusap paha pria itu dengan lembut. Ia mendekat, mencium perut dan d**a Arsenio, bibirnya menyusuri garis tubuh yang tegang karena rindu. Arsenio mengangkat dagu Mikayla, menatap dalam, lalu mengecup kening dan bibir istrinya dengan penuh penguasaan. “Aku ingin menikmati kau malam ini, Sayang. Aku ingin rasakan seluruh dirimu, tanpa batas, tanpa malu,” bisik Arsenio, suaranya berat namun lembut. Mikayla menurunkan wajah ke pangkuan Arsenio,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD