Drama Pagi Yang Panas 🔥

1033 Words

Suara napas Arsenio yang teratur di samping Mikayla adalah satu-satunya pelindungnya dari realitas Mesya dan Eliza. Mikayla akhirnya tertidur menjelang fajar, tetapi tidur itu gelisah, dihantui tawa Mesya yang kejam dan bisikan rencana penjualan dirinya ke luar negeri. Pagi tiba terlalu cepat. Cahaya lembut mulai menyelinap dari balik tirai kamar. Mikayla terbangun, kepalanya terasa berat, tetapi ia menemukan sedikit ketenangan dalam pelukan suaminya. Arsenio masih tidur pulas, lengannya melingkari pinggang Mikayla dengan posesif. Tiba-tiba, sebuah jeritan tajam membelah keheningan pagi. “Tolong! Kak Arsenio! Tolong aku!” Suara itu datang dari kamar tamu. Suara Mesya. Arsenio sontak melonjak bangun, wajahnya langsung dipenuhi kepanikan. Ia langsung melompat dari ranjang, hanya mengena

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD