Bonus Part 16

2915 Words

“Bulan-bulan berat yang akhirnya sudah terlewati ya, Mas...” Gumamnya sambil bersandar pada Satya. Sama-sama duduk bersantai di sofa kamar sambil menatapi Sabina yang tertidur setelah mandi, kenyang. “Sejujurnya aku berharap Papa tidak menang, tapi nyatanya dukungan untuknya terbukti besar.” “Papa mungkin tidak sempurna dimasa lalunya, tapi dia membangun citra kerja dan dipercaya untuk melanjutkan kepemimpinan ini. Membawa kemajuan untuk seluruh rakyat dan negara.” Satya menarik napas dalam dengan berat, tetap ada kekhawatiran. Ya, lebih dari tiga bulan masa kampanye terasa seperti badai yang bergemuruh di kejauhan bagi Hansika dan Satya. Sementara layar televisi dan sempat papan reklame di sepanjang jalan protokol Jakarta dipenuhi oleh wajah berwibawa Kendra Leif bersama latar par

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD