Pesannya kepada Mami Lea sudah terkirim, lalu Satya menatap layar ponselnya dengan jantung yang berdegup lebih kencang dari biasanya. Ada rasa gugup yang asing, jenis kegugupan yang tidak pernah ia rasakan bahkan saat menghadapi misi paling berisiko atau ancaman fisik sekalipun. Ini adalah perasaan tentang masa depan yang nyata, tentang kehidupan yang mungkin sedang tumbuh di dalam diri wanita yang paling dicintainya. Ia tatap Hansika dengan tenang, dirinya mengulas senyum. Tak butuh waktu lama bagi Mami Lea untuk membalas. Getaran ponsel di tangan Satya terasa seperti sengatan listrik kecil. Mami Lea: [Kalau benar Hansika hamil, tenanglah. Dia dokter, dia tahu batas tubuhnya. Mami yakin kamu sebagai suami, akan ekstra sabar menghadapi Hansika dan menjaganya. Jangan biarkan dia terlalu l

