Hati-hati

2513 Words

“Kamu di mana? aku sudah sampai.” Ucap Satya dengan sepasang mata gelapnya menatap setiap sudut tempat yang dia datangi. Suasana rooftop bar dan kafe ternama di Jakarta Selatan itu ramai, namun angin malam yang sejuk membuat tempat itu terasa lebih hidup daripada bising. Musik lembut mengalun, bercampur dengan suara gelas beradu dan tawa orang-orang yang mungkin ingin melupakan dunia sejenak dimalam akhir pekan. Hari ini dia bebas tugas, Mahanta yang mengawal bersama rekannya. Kebetulan Hansika pergi bersama keluarganya, ke salah satu rumah keluarganya dalam rangka kumpul keluarga. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan jika Hansika bersama keluarganya. “Sebentar, tunggu dan duduk saja dulu.” Kata orang di seberang telepon. Seenaknya dengan santai minta Satya menunggu. Satya datang tepat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD