Bukan hanya mengabari Hansika, Satya juga berbagi kesempatan yang dibagi Hamish pada satu-satunya sahabat rasa keluarga, siapa lagi jika bukan Pasha. Tanggapannya, ia terlihat ikut lega sekaligus mendukungnya untuk membuktikan diri dan benar-benar mendapat restu. Tidak lupa juga ia memberi peringatan mengenai satu rahasia Satya yang harus ia beranikan untuk dibagi pada Hansika dan keluarganya. Satya memang sudah ada niat mengatakan, menunggu momen pas. Dia pikir bisa memulainya dari Hansika lebih dulu. Satu minggu telah berlalu sejak pertemuan tidak terduganya dengan Hamish di gedung latihan itu. Bagi Satya, satu minggu tersebut terasa seperti hari-hari yang dilewati dengan perasaan campur aduk. Ya, ada kelegaan luar biasa, namun disisi lain pun tanggung jawab yang dipikulnya kini tera

