🎤: Rizky Febian Kadang, hidup membawamu ke jalan yang tampak salah—hanya untuk menemukan seseorang yang membuat segalanya jadi benar. *** Table clock di rak dapur menunjukkan pukul 04.58 saat aku menekan tombol pemanas air. Sinar yang menyusup masuk dari jendela belum ada; Stockholm masih gelap, meski udara pagi tak lagi menggigit. Aku mendekati jendela dapur, mengintip lewat celah tirai. Kungsholmen masih tenang. Jalanan juga masih sepi. Suara alarm merambat di udara. Aku menoleh, menatap pintu kamar kami. Tiga. Dua. Satu. “Dek?” Aku terkekeh. “Nara di dapur, Mas,” seruku. Lalu tenang kembali. Aku menuang dua sendok makan fermentasi jahe lemon madu ke dalam mug, kemudian melarutkannya di air hangat. Gelas itu kubawa ke meja kerja mungilku yang diletakkan di samping jendela rua

