🎤: Sheila on 7 Ada masanya konser ember lebih menghangatkan dibanding api unggun, apalagi jika diiringi gelak tawa. *** Aku melanjutkan tidur selepas subuh tadi, dan terbangun saat smartwatch di pergelangan tanganku menunjukkan pukul 08:10 waktu setempat. Di luar sana, matahari seolah masih enggan menyebarkan sinarnya. Kabut tipis tampak menggantung di sela pepohonan pinus, sementara ujung-ujung dedaunan masih sibuk meneteskan embun. Pintu kamar kubuka, aroma pie dan cokelat menyambut hangat. Suamiku tengah mengaduk dua gelas minuman, sementara Awa dan Leon mengapitnya, memperhatikan pusaran yang terbentuk di permukaan. “Good morning, Mama,” ujar Awa. “Guten Morgen, Tante,” sambung Leon. “Selamat pagi, boys,” sahutku. Aku menunduk, mengecup pipi mereka satu per satu. “Aku?” Mas

