139. AINARA: ðŸŽĩ THE ONE

1586 Words

ðŸŽĪ: Kodaline “Time spent playing with children is never wasted.” — Dawn Lantero *** “Tlain!” Awa mengekori papanya sejak pagi. Mainan-mainan favoritnya ia tunjukkan satu per satu ke Mas Ay dengan antusias. Sudah entah berapa kali ia menarik tangan suamiku, meminta bermain bergilir—dari kereta kayu, puzzle binatang, sampai boneka-boneka yang disusun jadi penumpang. Papanya tentu saja menuruti. Tak sekadar memanfaatkan mainan yang ada di rumah, kadang mereka ke taman belakang, kadang ke tepi kanal untuk lihat bebek-bebek berenang. Namun, ada yang berbeda hari ini. “Papa jadi student dulu ya?” pinta Mas Ay lembut, menurunkan nada suaranya sedemikian rupa agar Awa mengerti. “No!” tanggap Awa, lalu menggeleng. “Tlain!” “Awa main train sama Mama aja. Oke?” pinta papanya. Awa menolak. “

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD