Mobil yang semula menepi kini telah Arsen kemudikan kembali. “Kita mau ke mana, Mas?” tanya Revana. Arsen tidak menjawab dan lebih memilih terus mengemudikan mobilnya. Revana pun akhirnya hanya diam, membiarkan Arsen membawanya pergi entah ke mana. Sampai pada akhirnya, mobil yang Arsen kemudikan berhenti di area Cozy. “Untuk apa kita ke sini, Mas?” tanya Revana. “Menurutmu semuanya berawal dari sini, bukan?” Arsen balik bertanya. “Mas….” “Ayo turun!” “Bukan seperti itu caranya bertanggung jawab, Mas. Bukan seperti itu,” ucap Revana yang berhasil mengurungkan niat Arsen membuka pintu mobil. “Lalu bagaimana? Menikahimu? Jangan harap!” “Dengar, Mas Arsen tidak perlu repot-repot mencari siapa yang menghamiliku karena Mas Arsenlah orangnya,” ucap Revana tanpa keraguan sedikit pun. “

