Bab 114 - Meraih Bahagia

1825 Words

“Bisa-bisanya aku baru kepikiran setelah Niken bilang,” ucap Fadia. “Padahal hanya tinggal menunggu hari resepsi impian kita dilangsungkan,” sambungnya. “Memangnya Niken bilang apa?” tanya Arsen kemudian. “Sejauh ini kita, kan, tahunya Revana berada di luar negeri. Bagaimana jika ternyata dia ada di kota ini? Jangan-jangan dia hanya sedang bersembunyi di suatu tempat dan merencanakan sesuatu yang buruk.” “Sesuatu yang buruk seperti apa maksud kamu?” Arsen bertanya dengan begitu santai. “Dia tiba-tiba datang saat kita lengah. Lebih bahaya lagi jika datangnya saat kita sedang bahagia-bahagianya melangsungkan resepsi yang kita persiapkan dengan segala upaya.” “Kamu tidak perlu mengkhawatirkan itu,” balas Arsen menenangkan istrinya. “Revana tidak akan mengacaukan segalanya sekalipun dia b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD