Bab 75. Selalu Waspada

1174 Words

Tak hanya Rossa, pria yang tadi marah-marah dengan suara menggelegar itu juga terpaku, matanya melebar saat menyadari keduanya saling mengenal. "Rossa? Benarkah ini kamu?" Suara pria itu penuh kebingungan sekaligus tak percaya, langkahnya mendekat perlahan, seolah ingin memastikan bahwa bayangannya tak menipu. "Bram?" Nama itu menggema di hati Rossa, membawa gelombang kemarahan yang membara. "Berani sekali kamu muncul lagi di kota ini?" Suaranya bergetar, tapi penuh kebencian yang membeku di setiap kata. Jantungnya berdebar tak terkendali, ia muak—benci pada sosok pria yang dulu pernah mengisi hidupnya namun hanya membawa kehancuran lewat judi dan tangan yang kasar. Pria yang dulu mengoyak kebahagiaannya kini berdiri di hadapannya dan ironisnya, wajah itu tampak damai, seolah dunia belu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD