"Aduh, capek banget ...." Ana hempaskan tubuh ke sofa setelah dia tidurkan bayinya di kasur ruang keluarga. Ana pejamkan mata, lalu Selat datang mencolek lengannya. Ana menoleh, Selat angsurkan air minum. "Nggak diapa-apain di kamar pas, kok, capek?" Selepas minum, Ana mencebik. "Kaki aku pegel, apalagi sambil gendong Ansel. Itu yang bikin capek." Selat terkekeh. "Ya udah, sekarang istirahat aja mumpung Ansel lagi tidur." Ana pun merebahkan tubuh berbantal paha Selat di sofa itu. Selat tidak keberatan, dia justru memainkan rambut Ana. Entah berapa lama, Ana akhirnya terlelap juga. Oh, Selat ikut memejam. Tahu-tahu mereka tidur bersama dalam posisi berbeda Di kasur tempat Ansel tidur sudah dikelilingi bantal agar aman, bahkan di bawah kasurnya pun ada bantal lagi. Bayi itu tidur denga

