Demi Kamu

1111 Words

Inginnya bicara seperti biasanya. Seperti yang sudah-sudah. Tetapi tidak tahunya, sampai pagi pun Megan masih bersikap dingin. Ucapan Maxime juga, malah seperti sebuah angin lalu saja. "Ini, ayo sarapan dulu. Kamu pasti lapar kan?" ucap Maxime sambil tersenyum lebar dan membawa makanan yang sudah ia buat sendiri dan khusus untuk Megan seorang. Megan berjalan begitu saja ke arah pintu dan hendak keluar dari dalam kamar. Sementara Maxime cepat-cepat menaruh makanannya di atas meja dan menarik lengan Megan. "Hei, kamu mau kemana?? Ayo makan dulu. Aku sudah bawa makanannya ke sini. Ayo makan dulu," ajak Maxime. tetapi tetap tidak digubris juga oleh Megan. Megan malah melepaskan tangannya yang sedang dicekal, lalu berjalan keluar kamar. "Hei, Megan! Kamu dengar apa kataku tidak!" seru Maxi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD