Soraya terbangun karena ponselnya berdering sedari tadi, dia menguap lebar dan melihat ke sekeliling ruangan. Hingga dia langsung terkejut tatkala menyadari kalau dia tidur di kamar yang bukan miliknya atau yang tidak dia kenal. Soraya hendak mengedarkan pandangan, dia menghela napasnya. Dia sepertinya masuk ke dalam mobil setelah mabuk semalam. Namun dia baru menyadari kalau ada sesuatu yang salah saat mendudukan diri dan menyadari kalau tidak memakai pakaian lengkap. Ceklek! Matanya langsung menatap tajam pada sosok yang memasuki ruangan, di sana ada seorang pria yang membawakan makanan dan langsung berkata, “Bisa aku jelaskan. Tolong ingat lagi, meja bar merah dengan pria berkaos hitam usang,” ucapnya dengan terburu buru. Soraya terdiam saat hendak memaki, kemudian helaian memori i

