Soraya menahan rasa kesal karena kelelahan mencari keberadaan Oma di apartementnya, kemudian berpindah ke rumah Oma sendiri. Dan tetap saja Soraya tidak mendapatinya. Hingga Amira yang memberitahu kalau Oma ada di rumahnya untuk makan malam bersama di sana. “Anak Ayah kenapa cemberut kayak gini?” Tanya Dharma yang baru saja pulang menjemput anak anaknya, dia memeluk Soraya dan mengusak rambut anaknya itu. “Kenapa?” “Oma dicariin sama Raya, ternyata dia di sini, tau gak, Yah? Udah ke apartemen, terus ke rumah Oma, terus ke toko bunga punya Oma. Pokoknya nyariin Oma, ditelpon gak diangkat, pelayannya juga sama.” Ibu Desi tidak ingin kalah, dia juga menunjuk Soraya dan berkata. “Kamu juga salah, kenapa gak bilang kalau mau pergi sama Raveno? Oma ke rumah sakit, terus nunggu di apartemen, n

