S2 : Masalah satu, Masalah dua

2148 Words

“Besok pagi gue harus ke rumah sakit pagi pagi, bangunin gue nanti. Pokoknya jam tujuh udah harus ada di sana.” “Iya siap, Kak. Apalagi?” Tanya Raveno yang sedang membereskan sisa memasaknya, sementara Soraya memperhatikan dari belakang, duduk dan memakan buah buahan yang sudah dipotong. “Kakak mau apalagi? Udah kan?” “Mau nonton film, tapi takut besok kesiangan jadi harus tidur, tapi gak ngantuk.” “Aku punya cara buat Kakak bisa tidur. Mau?” sambil melangkah mendekat dan seringai yang terpatri di wajahnya. “Mau ngapain lu ih, jauh jauh sana.” “Mau buat ka─Aduh.” Berniat berjalan mendekat dengan penuh gaya, Raveno malah merasakan kakinya terkilir hingga dia harus menahan berat tubuhnya dengan memegang dinding di sampingnya. “Sakit, Kak.” “Heran gue, lu udah tau lagi sakit, malah bany

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD