Pacaran, kata itu membuat Raveno tidak bisa berhenti tersenyum. Nah kan, dia masih memiliki kemampuan menaklukan hati wanita dalam waktu singkat. Buktinya saja, Soraya sampai tidak bisa menahan dirinya untuk lebih lama terjebak dalam hubungan seperti ini. “Apa, Kak?” “Ayo, katanya mau nyoba. Pacaran aja dulu, tapi aku gak tau apa apa tentang pacaran.” “Belum pernah pacaran?” Tanya Raveno yang dibalas anggukan oleh Soraya. “Masa gak punya mantan?” “Nggak bener bener jadian, deket aja gitu terus aku tinggalin.” Raveno terkekeh, kemudian dia mendekat dalam posisi menunduk hingga membuat Soraya mengangkat pandangannya. “Kamu mau ngap─hmmpphh!” Bibir Soraya dilumat oleh pria yang lebih muda, dan tidak ada penolakan sama sekali. Bahkan, ketika Raveno menarik tengkuk Soraya untuk memperdal

