Malam itu, Lintang benar-benar tidak kembali ke kamar Raga. Jam dinding sudah menunjukkan pukul sembilan lebih, tetapi istrinya belum juga kembali dari kamar Rama. Setelah ini, Raga berjanji tidak akan lagi membuat sang istri cemburu seperti siang tadi. Karena Raga sendirilah, yang akan terkena imbasnya seperti sekarang. Berada di kamar seorang diri, padahal mereka sedang menikmati indahnya masa-masa pengantin baru. Tidak betah dengan kesendiriannya, Raga beranjak keluar kamar dan segera menuju ke kamar Rama. Membuka pintunya, dan melihat sang istri sudah tertidur lelap dengan memeluk putranya. Kalau sudah begini, jalan satu-satunya adalah mengangkat Lintang, dan memindahkannya ke kamar Raga. Dengan amat perlahan, Raga mengangkat tangan Lintang yang berada di atas tubuh Rama. Setelah me

