Semua Punya Rencana.

1127 Words

“Jadi kau mengajukan diri sebagai pahlawan di hadapan Ibu?” tukas Sari ketika dia dan Aditya sudah berada di ruangan lain di rumah besar itu. Aditya tertawa kecil, dia lalu merangkul bahu Sari. “Selain itu, maafkan aku karena tiba-tiba saja bilang kalau kau itu istriku!” katanya. Sari pun tertawa sambil dia sendiri melingkarkan tangannya di perut Aditya. “Apa salahnya? Anggap saja begitu!” ujarnya, “tapi aku tidak berani jika harus berhadapan dengan Brandon gara-gara ini!” Sari terkekeh setelahnya. Aditya harusnya tertawa karena dia tahu jika Sari hanya bergurau, tapi ada sesuatu yang lain yang membuatnya termenung. “Hei, kau tidak serius ‘kan? Mana mungkin kita menikah, aku ini bukan tipemu!” kata Sari seraya memicingkan matanya dengan senyuman penuh arti. Aditya pun tertawa, dia

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD