Emran diam, matanya mengawasi setiap gerak-gerik Brandon. “Untuk apa kau mau menemui Rani lagi?” tukas Emran dengan emosi mulai naik, dia mengingat apa yang telah dilakukan Brandon terhadap Rani beberapa tahun silam. Brandon tersenyum tipis, paham jika Emran mulai enggan berbicara dengannya lebih lama. “Aku hanya ingin memperbaiki hubungan kami, semoga Rani memberikan aku kesempatan untuk menebus dosaku!” ungkapnya berterus terang. Emran berdecak mendengarnya, dia menggeleng menanggapinya ucapan Brandon tersebut. “Emran!” Mereka serentak menoleh, terlihat Sari dan Aditya datang menghampiri mereka. Tapi kemudian raut wajah Aditya terlihat membelalak lebar dengan ekspresi terkejut tak terkira, melihat siapa yang sedang bersama Emran. Detik itu juga langkahnya berhenti ketika mereka h

