Mobil akhirnya berhenti di depan rumah mereka ketika matahari sudah condong sedikit ke barat. Suasana di lihngkungan rumah terasa tenang, hanya terdengar suara burung dan sesekali motor melintas pelan. Julian mematikan mesin mobil, lalu turun lebih dulu. Ia membuka pintu belakang dengan hati-hati, memastikan gerakannya tidak terlalu kasar. Ryujin sudah lebih dulu menggendong Jasmine. Bayi itu tertidur lelap, napasnya teratur, pipinya sedikit memerah karena udara luar. Ryujin menatap wajah kecil itu sejenak sebelum melangkah masuk ke dalam rumah. Ada perasaan hangat yang shulit dijelaskan setiap kali ia menggendong putrinya setelah seharian di luar. Julian membuka bagasi dan mulai mengeluarkan kantong-kantong belanja. Buah-buahan, beberapa camilan, dan beberapa barang kecil lain mereka be

