Louisa berjalan tergesa memasuki gerbang sekolah dasar tempat putrinya—Lethicia, bersekolah. Dia sedang menemani si kembar lomba piano ketika tiba-tiba mendapat telepon dari salah satu guru di sekolah Cia dan si kembar. Ya, kedua putri kembarnya yang kini berusia 8 tahun juga bersekolah di sekolahan yang sama dengan Cia. Namun, hari ini mereka sedang tidak masuk karena mengikuti lomba. Beruntung ketika dia menerima telepon tersebut, si kembar sedang tampil. Hingga dia tidak perlu menunggu lama untuk meluncur ke sekolah. Louisa tidak peduli soal hasil lomba. Pikirannya tidak tenang. “Anak-anak itu pasti buat ulah lagi dengan Cia.” “Anak-anak yang mana?” tanya Louisa. “Ada anak-anak yang sering membicarakan Ellio.” “Ellio?” Kening wanita yang sudah melahirkan tiga orang anak itu berlipa

