Setelah mengantar kepergian keluargaku dan keluarga suami. Kini, aku tengah menerima tamu yang tak di undang. Orang yang mendapatkan tontonan gratis dari Pak Ayang adalah Si rubah sholeha. Sheila datang menyusul ke Tawangmangu, entah siapa yang mengizinkannya masuk dan menemui kami? Padahal, villa di tutup selama dua hari untuk pernikahanku. Sebenarnya, Pak Ayang tidak mau bicara dengan mantan kakak iparnya. Namun, aku yang memaksanya agar memberi waktu untuk Sheila bicara. “Cepat katakan tujuanmu menemui kami!” suamiku tidak ada ramah-ramahnya dengan mantan kakak iparnya. Wajahnya pun, terlihat menyeramkan. “Aku tidak mau membuang waktuku dengan percuma,” tambah nya lagi. Aku membelai lembut lengannya karena merasa bersalah. Mood nya menurun drastis setelah melihat wajah sedih si ruba

