Boy hanya dapat terdiam saat Panji memandanginya dengan tajam. Bahkan kakinya seakan terpaku di tempat, sampai-sampai Mona yang akhirnya membantu Panji untuk berdiri. "Boy ..." Boy meneguk salivanya dengan kasar saat melihat tampang Panji yang mengerikan. Dalam hatinya Boy hanya dapat pasrah menghadapi luapan kemarahan Panji. "Iya Pak," sahut Boy dengan nada lirih. "Ternyata ide kamu berhasil Boy, bulan depan saya naikin gaji kamu Rp 300.000,-," ucap Panji yang membuat Boy kembali menganga. Apa Boy tak salah mendengar atau jangan-jangan dia masih berada di alam mimpi? "Boy, pengacara eyang Hermawan dan tante Fransiska menghubungi Panji melalui DM saat melihat postingan Panji. Mereka juga sudah bertukar nomor telepon. Sepertinya dia akan menemui kita dalam beberapa hari ini," jelas M

