Bab 88. Ternyata Hanya Mimpi

1283 Words

"Kamu kelihatan segar sekali, Oliv. Padahal minggu lalu masih terlihat lesu dan tak bersemangat," ucap Armand saat mengunjungi Olivia pada hari Jumat siang. "Aku seneng Om, jualanku laku keras. Mungkin karena itu aku kelihatan segar," jawab Olivia dengan nada riang. "Jualan? Memangnya kamu jualan apa? 'Kan Om belum kasih modalnya." Armand yang bingung dengan perkataan Olivia langsung meluncurkan sebuah pertanyaan. "Aku dan Mbok Darmi jualan nasi kotak, aku jual Rp 18.000 untuk 3 menu plus bonus air mineral gelasan." Armand langsung mengangguk setelah Olivia menjelaskan tentang kegiatan yang dilakukan selama seminggu kebelakang, karena kebetulan sudah masuk jam makan siang maka Olivia menawarkan sang om untuk makan terlebih dahulu sebelum kembali ke kantor. "Ini semua kamu yang masak,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD