Bab 85. Penyesalan Panji

1166 Words

"Bagaimana saya bisa memastikan jika Olivia baik-baik saja? Sementara saya tidak dapat menghubunginya?" tanya Panji dengan nada lirih. "Apa kamu meragukan saya?" sahut Armand sembari melayangkan tatapan tajam ke arah Panji. Panji seketika menjadi salah tingkah dan tak berani menyahuti Armand. Dia merasa malu dengan prasangka buruk yang terlintas di dalam benaknya. "Maafkan saya, Om. Saya mengaku salah karena telah bertindak memakai emosi. Saya akan menerima keputusan ini," ucap Panji setelah kendali atas dirinya sudah dia kuasai meski hanya setengahnya. Armand menatap Panji dengan tatapan tegas, mencoba menyelami isi hati Panji. Dan saat melihat keyakinan yang membara dari dalam diri pria muda itu membuatnya tahu jika masih ada yang ingin disampaikan oleh Panji. "Tapi seandainya saya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD