"Sekali lagi saya tanya, apakah Ibu berniat untuk tidak membayar semua makanan yang telah Ibu makan sebelumnya?" tanya Mbok Darmi dengan tatapan mata tajam. Wanda yang tadinya sempat bertingkah arogan seketika berubah menciut saat mendapatkan tatapan tajam dari wanita yang sebaya dengannya. Namun karena tak ingin pamornya turun di depan teman-teman sosialitanya membuat Wanda kembali membuka suara. "Cih, memang berapa sih total dari makanan ini? Saya rasa tidak melebihi tas yang saya gunakan hari ini." "Kalau begitu cepat Ibu bayar sekarang atau akan saya laporkan polisi karena Ibu akan saya anggap mencuri." Ancam mbok Darmi yang tak kalah sinisnya. "Jeng Wanda kenapa? Tidak biasanya seperti ini, mungkin Jeng Wanda lelah dan butuh istirahat. Tagihan Jeng Wanda biar saya yang membayarnya

