Bab 82.

1857 Words

Author POV “Maafkan aku.” Maya menundukkan kepala. Persidangan sudah selesai, dan mereka sudah bukan lagi suami istri. Maya sadar, Elang pantas marah padanya setelah apa yang ia lakukan sepuluh tahun silam terbongkar. Dan kesalahannya sungguh tidak termaafkan. Apa yang sudah ia lakukan, tidak hanya merusak, tapi, juga menghancurkan hidup Elang. Tidak hanya Elang, masih ada Sean yang juga harus menderita karena perbuatannya. Maya mengusap pipinya yang basah, ketika cairan bening itu turun tanpa bisa ia cegah. Menyesal. Ia sungguh menyesali semua perbuatannya di masa lalu. Cintanya pada Elang, membuatnya buta hingga melakukan hal keji untuk bisa mendapatkan pria ini. Ia bahkan rela menenggak racun, hanya agar bisa mendapatkan simpati dari Elang, sekaligus memaksa pria itu untuk menikahi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD