Author POV Sean menarik napas samar. “Saya resepkan obat turun panas dulu ya, Bu. Kalau 2 hari masih belum turun panasnya, tolong bawa ke sini lagi.” Dokter anak itu menyerahkan resep yang baru selesai ia tulis pada seorang ibu yang duduk di depannya dengan memangku sang anak yang terlihat lemas. Ibu sang pasien mengangguk. “Baik, Dok. Terima kasih. Kalau begitu, kami permisi.” Sean tersenyum. “Silahkan. Semoga lekas sembuh ya, Sayang.” Sean tersenyum tulus seraya menatap sosok kecil di pangkuan sang ibu. Sang Ibu pasien tersenyum sembari menganggukkan kepala. Wanita itu kemudian mengucapkan terima kasih sekali lagi, sebelum beranjak dan meninggalkan meja dokter. Sean mengikuti pergerakan ibu dan anak itu dengan sepasang matanya. Profesi dokter anak. Bukan berarti Sean suka melihat

