Bab 46. Takdir yang Membingungkan Sean

1541 Words

Author POV Sean masih tidak mempercayai apa yang baru saja ia temui. Saat tadi keluar rumah dengan mengendarai si matic, Sean memacu tunggangannya tersebut secepat yang ia bisa. Yup … karena ia terlambat bangun tidur. Rencananya, rombongan akan berangkat ke Jogja jam 6 pagi. Itu berarti, Sean harus sudah keluar rumah jam 5 pagi. Sayangnya, ia baru bangun sepuluh menit setelah jam 5. Gadis itu bahkan berada di dalam kamar mandi tidak lebih dari 7 menit. Melaksanakan kewajibannya pada Tuhan, lalu dengan cepat melesat keluar rumah. Perut Sean bahkan masih melilit lantaran belum terisi sedari malam. Dan setelah perjuangannya untuk bisa tiba di rumah sakit sebelum ditinggal rombongan berangkat ke Jogja, ini yang dia dapati. Sean membawa turun pandangan matanya ketika merasakan tarikan pa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD