Bab 63. Keputusan Sean

1401 Words

Author POV Sean melangkah memasuki rumah sakit. Sesekali dokter muda itu membalas senyum pegawai rumah sakit yang berpapasan dengannya. Hembusan napas lolos dari celah bibir sang dokter. Ia selalu bersemangat saat sudah menginjakkan kaki di rumah sakit. Rasanya seperti seorang prajurit yang sedang berjalan menuju medan laga. Ah … itu hanya perumpamaan berlebihan Sean atas rasa senang dengan pekerjaannya. Sean membelokkan langkah berlawanan dengan arah ruang prakteknya berada. Ada seseorang yang ingin ia temui lebih dulu—sebelum ia bekerja. Wanita itu menghentikan langkah sesaat ketika melihat pintu ruangan dokter Riva terbuka. Sean mengetuk daun pintu dua kali, lalu melongokkan kepala ke dalam. Di dalam ruangan itu, dokter Riva yang sedang mengenakan jas dokternya, mengangkat kepala,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD